Pabrik gula merupakan salah satu industri penghasil gula kristal putih yang beroperasi secara musiman. Proses produksi gula menghasilkan berbagai jenis limbah meliputi limbah padat, limbah cair, dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Penelitian ini bertujuan untuk menyusun neraca massa proses produksi gula, mengidentifikasi jenis dan karakteristik limbah yang dihasilkan, menganalisis kualitas effluent instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan kondensor, serta merekomendasikan reuse effluent IPAL sebagai air irigasi lahan pertanian. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, pengukuran langsung, dan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah padat berupa bagasse, blotong, dan abu telah termanfaatkan seluruhnya. Analisis kualitas effluent IPAL menunjukkan bahwa seluruh parameter (BOD = 6 mg/L, COD = 12 mg/L, TSS = 2 mg/L, Minyak & Lemak = 0,39 mg/L, Sulfida = 0,0165 mg/L, pH = 7,01) memenuhi baku mutu pembuangan. Perbandingan dengan baku mutu air kelas IV berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 menunjukkan bahwa effluent IPAL memenuhi sebagian besar parameter irigasi, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan kembali sebagai air irigasi pertanian.
Copyrights © 2026