Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari sektor industri menjadi sorotan utama dalam agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon. Sebagai entitas padat energi, fasilitas industri memiliki tanggung jawab untuk mengelola jejak karbonnya secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi emisi GRK Scope 1 pada fasilitas industri berskala menengah di Indonesia, sekaligus merancang strategi reduksi emisi berbasis carbon insetting melalui rekayasa komposter aerobik. Metodologi inventarisasi mengacu pada pedoman IPCC (2006) dan KLH (2012) untuk mengevaluasi pembakaran stasioner (genset Biosolar B35) dan pembakaran bergerak (kendaraan operasional internal), dengan mengeksklusi emisi fugitif. Hasil perhitungan menunjukkan total baseline emisi GRK Scope 1 sebesar 0,63 ton CO2e, yang bersumber dari pembakaran stasioner sebesar 0,42 ton CO2e dan pembakaran bergerak sebesar 0,21 ton CO2e. Implementasi strategi carbon insetting melalui optimalisasi komposter aerobik diproyeksikan mampu men sekuestrasi karbon ke dalam tanah sebesar 0,25 ton CO2e. Meskipun sekuestrasi ini tidak mengeliminasi sumber emisi Scope 1 secara langsung, inisiatif ini mendemonstrasikan aksi mitigasi komplementer yang aplikatif dan mendukung sirkularitas bagi industri menengah.
Copyrights © 2026