Sektor industri memiliki peran penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan taraf hidup manusia. Namun, semakin banyak industri di suatu wilayah, maka akan menimbulkan persoalan lingkungan berupa pencemaan dan kerussakan ekosistem akibat peningkatan volume limbah yang dihasilkan. Salah satu jenis limbah yang memerlukan perhatian khusus adalah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), yang dapat mengancam kesehatan manusia serta keseimbangan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan sumber limbah B3 yang dihasilkan oleh PT X, serta mengetahui sistem pengelolaan limbah B3 yang diterapkan oleh PT X. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi langsung dan pengumpulan data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah B3 yang dihasilkan dari aktivitas operasional PT X memiliki karakteristik dan sumber yang beragam serta masa simpan yang berbeda. Sistem pengelolaan Limbah B3 telah didukung oleh prosedur keselamatan kerja (HSSE), inspeksi rutin, dan pelaporan digital melalui SPEED KLHK demi menjaga transparansi serta kepatuhan regulasi. Meski demikian, fasilitas Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait penggunaan material bangunan yang belum optimal dalam menjaga stabilitas kondisi limbah sesuai standar teknis.
Copyrights © 2026