Perubahan fungsi bangunan tingkat rendah dari hunian menjadi gedung perkantoran umumnya diikuti oleh peningkatan beban dan tuntutan kinerja struktur, khususnya terhadap beban gempa, sehingga perkuatan kolom baja diperlukan untuk menjaga kinerja layanan dan keselamatan struktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas konfigurasi perkuatan kolom baja pada bangunan baja 4 lantai dengan sistem rangka pemikul momen khusus yang mengalami perubahan fungsi menjadi perkantoran. Analisis dilakukan secara dinamik linier menggunakan data gempa wilayah Jakarta. Empat variasi konfigurasi perkuatan kolom (VAR1–VAR4) dibandingkan terhadap kondisi tanpa perkuatan (VAR0), dengan parameter evaluasi berupa story displacement maksimum pada arah X dan arah Y. Hasil menunjukkan bahwa respons simpangan meningkat seiring bertambahnya ketinggian bangunan pada seluruh variasi. Pada arah X, konfigurasi VAR2 memberikan kinerja paling efektif dan konsisten dengan reduksi story displacement maksimum sebesar 23–57% dibandingkan VAR0, sedangkan pada arah Y konfigurasi VAR1 menghasilkan reduksi terbesar sebesar 54–71% dan diikuti oleh VAR4. Perbedaan konfigurasi paling efektif pada masing-masing arah mengindikasikan bahwa respons struktur bersifat arah-spesifik akibat perbedaan distribusi kekakuan lateral. Dengan mempertimbangkan kinerja keseluruhan dan konsistensi pengurangan simpangan, konfigurasi VAR2 direkomendasikan sebagai solusi perkuatan kolom yang paling rasional untuk bangunan yang dianalisis.
Copyrights © 2025