Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh default risk, konservatisme akuntansi, persistensi laba dan kualitas audit terhadap earnings response coefficient (ERC). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesua (BEI) tahun 2019-2021 sebanyak 673 perusahaan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 118 perusahaan dengan data pengamatan sebanyak 354 data. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sumber data sekunder meliputi laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs www.idx.co.id dan harga saham diperoleh melalui situs http://finance.yahoo.com. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan menggunakan software EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan default risk, konservatisme akuntansi dan persistensi laba tidak berpengaruh terhadap earnings response coefficient (ERC). Sedangkan kualitas audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap earnings response coefficient (ERC)
Copyrights © 2023