Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh interest coverage ratio dan dewan komisaris terhadap financial distress dengan dimoderasi oleh komite audit. Sampel pada penelitian ini adalah perusahaan Industri dan Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022. Dalam penarikan sampel, penulis menggunakan teknik purposive sampling yaitu metode pemilihan sampel yang didasarkan dengan kriteria-kriteria tertentu. Data yang digunakan diperoleh dari publikasi Bursa Efek Indonesia dan website resmi masing-masing perusahaan. Penelitian ini menggunakan 39 sampel dengan 195 observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pengujian menggunakan moderating regression analysis dengan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interest coverage ratio berpengaruh positif terhadap financial distress, dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap financial distress, komite audit tidak dapat memoderasi pengaruh interest coverage ratio dan dewan komisaris terhadap financial distress.
Copyrights © 2024