Proceeding of International Conference on Cultures & Languages
707-722

AL-MASĀIL AL-BASĪṬAH FI AHKĀMI LABSI AL-BURNAIṬAH: FATWA HABIB SALIM BIN JINDAN TENTANG TOPI ALA BARAT AWAL ABAD KE-20

Ilma Nailu Fitriani (Unknown)
Usep Abdul Matin (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2025

Abstract

Kajian ini memfokuskan pada fatwa Habib Salim bin Jindan (1906-1969 M) tentang topi ala Barat pada masa kolonialisme Belanda pada awal abad ke-20. Sumbernya adalah naskah al-masāil al-basīṭah fi ahkāmi labsi al-burnaiṭah koleksi pesantren Al-Fachriyah Tangerang. Naskah ini sudah digitalisasi oleh Puslitbang Lektur Kementerian Agama RI dengan nomor LKK_JKT2017_HAJ033. Melalui pendekatan sejarah sosial, kajian ini menegaskan bahwa Habib Salim bersikap toleran terhadap masalah pakaian, khususnya penggunaan topi, dengan alasan pertimbangan maslahat. Ia menegaskan bahwa memakai topi atau pakaian ala Barat tidak membuat seseorang keluar dari Islam selama keyakinan dan ibadahnya benar. Ini menunjukkan bahwa ulama Indonesia pada masa modern memberikan respons positif terhadap perkembangan gaya hidup modern di Hindia Belanda.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

iccl

Publisher

Subject

Description

The International Conference on Cultures & Languages (ICCL) provides an interdisciplinary forum for scholars, researchers, educators, practitioners, and cultural professionals to examine the dynamic relationships between language, culture, society, identity, knowledge, and technological ...