El-Khidmat; Jurnal Pengabdian Masyarakat
Jurnal Pengabdian Masyarakat

Optimalisasi Edukasi Gizi, Konsumsi Tablet Tambah Darah, dan Pemeriksaan Hemoglobin pada Remaja Putri untuk Pencegahan Anemia

Seri Wahyuni (Poltekkes Kemenkes Palangka Raya)
Greiny Arisani (Poltekkes Kemenkes Palangka Raya)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, terutama pada remaja putri yang rentan akibat pertumbuhan yang pesat dan kehilangan darah selama menstruasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan edukasi gizi, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan pemeriksaan kadar hemoglobin sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Program ini melibatkan 30 siswi SMK Kesehatan Borneo Bakti Husada Palangka Raya sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan dengan media visual, diskusi interaktif, pendampingan partisipatif, evaluasi melalui pre-test dan post-test, serta pemeriksaan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 78% pada pre-test menjadi 94,7% pada post-test, atau meningkat sebesar 16,7%. Namun demikian, hasil pemeriksaan hemoglobin menunjukkan bahwa 33,3% peserta masih mengalami anemia (kadar hemoglobin <12 g/dL). Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi yang terintegrasi melalui edukasi, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), dan pemeriksaan hemoglobin efektif dalam meningkatkan pengetahuan sekaligus mendeteksi secara dini risiko anemia pada remaja putri. Dengan demikian, optimalisasi edukasi gizi, kepatuhan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta pemantauan kadar hemoglobin secara berkala dapat meningkatkan kesadaran remaja putri dan berkontribusi terhadap upaya pencegahan anemia di lingkungan sekolah. Iron deficiency anemia remains a significant global health problem, particularly among adolescent girls who are vulnerable due to rapid growth and menstrual blood loss. This community service aimed to optimize nutrition education, iron supplementation (iron tablets/TTD) consumption, and hemoglobin examination to prevent anemia among adolescent girls. The program targeted 30 female students at SMK Kesehatan Borneo Bakti Husada Palangka Raya. The methods included health education using visual media, interactive discussions, participatory assistance, pre-test and post-test evaluation, and hemoglobin screening. The results showed a significant increase in knowledge, from 78% in the pre-test to 94.7% in the post-test, indicating a 16.7% improvement. However, hemoglobin examination revealed that 33.3% of participants were still anemic (<12 g/dL). These findings suggest that integrated interventions combining education, supplementation, and screening are effective in improving knowledge and early detection of anemia risk. In conclusion, optimizing nutrition education, adherence to iron supplementation, and regular hemoglobin monitoring can enhance adolescent girls’ awareness and contribute to anemia prevention in school settings

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

khidmat

Publisher

Subject

Description

El-Khidmat; Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram yang mencakup banyak masalah atau masalah umum yang terkait dengan layanan masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk ...