Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat stres antara mahasiswa angkatan 2024 dan angkatan 2021 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Populasi penelitian berjumlah 220 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 173 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket gejala stres akademik yang diadaptasi dari indikator Ekawarna (2020), meliputi aspek kecemasan, serangan panik, kemarahan, merasa depresi, dan perasaan putus asa. Analisis data meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, dan uji t independen menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,200 untuk angkatan 2021 dan 0,065 untuk angkatan 2024 (p > 0,05), serta varians data homogen dengan nilai Sig. sebesar 0,852 (p > 0,05). Uji t menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua angkatan dengan rata-rata tingkat stres angkatan 2021 sebesar 127,37 dan angkatan 2024 sebesar 104,92. Dengan demikian, mahasiswa angkatan 2021 memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa angkatan 2024.
Copyrights © 2025