Jumlah kasus infeksi Covid-19 yang terus meningkat di Provinsi Sumatera Utara mengharuskan RSU Muhammadiyah Sumatera Utara ikut berpartisipasi aktif menanggulangi kasus Covid-19, termasuk dalam pengurusan jenazah pasien terpapar Covid-19. Karena kondisi pandemi, pelaksanaan pemulasaran dan fardu kifayah jenazah hanya dapat dilakukan oleh petugas medis dan paramedis di rumah sakit. Di sisi lain, petugas medis dan paramedis belum mengerti tatacara pelaksanaan pemulasaran dan fardu kifayah jenazah muslim yang meninggal akibat Covid-19 yang sesuai kaidah syariat. Pelatihan pemulasaran dan fardu kifayah jenazah yang meninggal akibat Covid-19 untuk tenaga medis dan paramedis di RSU Muhammadiyah Sumatera Utara diadakan dengan metode Community-Based Interactive Approach (CBIA) melalui tahapan pre-test, pemaparan materi, peragaan dengan alat peraga/manekin, praktik mandiri tiap peserta dengan alat peraga/manekin, dan ditutup dengan post-test. Dari pelatihan ini didapatkan bahwa target berupa jumlah peserta dan peningkatan pengetahuan peserta tentang tatacara pemulasaran dan fardu kifayah jenazah pasien terpapar Covid-19 dapat tercapai dengan baik.
Copyrights © 2025