Laserasi palpebra full-thickness akibat trauma benda tajam merupakan kondisi yang memerlukan penanganan segera untuk mempertahankan fungsi protektif kelopak mata dan aspek estetika wajah. Prinsip rekonstruksi yang tepat sangat menentukan keberhasilan penyembuhan dan mencegah komplikasi jangka panjang. Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke IGD dengan luka robek sepanjang ±5 cm di palpebra superior dan ±10 cm di palpebra inferior pada mata kanan akibat terkena benda tajam. Luka melibatkan kulit hingga jaringan subkutis namun tidak mengenai bola mata. Pemeriksaan slitlamp menunjukkan struktur intraokular dalam batas normal. Pasien menerima penatalaksanaan awal berupa penanganan perdarahan, rehidrasi, analgesik, dan antibiotik profilaksis. Rekonstruksi palpebra dilakukan secara lapis demi lapis sesuai anatomi jaringan. Evaluasi pasca operasi hari ke-14 menunjukkan penyembuhan luka sangat baik tanpa komplikasi fungsional maupun estetika. Penanganan laserasi palpebra full-thickness memerlukan evaluasi menyeluruh, penatalaksanaan awal yang tepat, dan rekonstruksi berlapis yang sesuai anatomi. Hasil fungsional dan kosmetik yang optimal dapat dicapai dengan intervensi dini dan teknik bedah yang tepat.
Copyrights © 2025