Abstrak : Stunting adalah salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini. Terjadi peningkatan balita stunting di Indonesia dari tahun 2021 sebesar 12,5%. Tujuan pengkajian ini untuk mengidetifikasi faktor risiko kejadian stunting. Mengetahui faktor risiko apa saja yang dapat meningkatkan kasus stunting sangat penting karena dengan mengetahui faktor risikonya akan lebih mudah dalam melakukan pencegahannya. Desain penelitian ini adalah Literature Review. Penulis memilih jurnal penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan case control yang terbit dari tahun 2020 sampai 2024. Penulis menggunakan database yang dijadikan sebagai sumber pencarian yang terkait dalam penelitian yaitu Google Scholar dan Pubmed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya stunting terbagi atas 3, yaitu pertama faktor ibu terdiri dari usia ibu saat hamil, tinggi badan ibu, pemberian ASI eksklusif, pemberian MPASI, jarak kelahiran, dan status gizi ibu, kedua faktor anak, terdiri dari Riwayat berat badan lahir rendah (BBLR), Riwayat infeksi, dan Status vaksinasi tidak lengkap dan ketiga faktor lingkungan, terdiri dari Pendidikan, pendapatan keluarga, sanitasi lingkungan, dan paparan asap rokok.
Copyrights © 2025