Fournier gangrene merupakan bentuk necrotizing fasciitis yang mengenai genitalia pria yang berpotensi mengancam nyawa. Patogenesis Fournier gangren di tandai dengan infeksi polimikroba aerob dan anaerob dengan trombosis vaskuler dan nekrosis jaringan, ditingkatkan dengan pertahanan tubuh inang yang buruk karena satu atau lebih kelainan sistemik yang mendasari. Diagnosis dibuat berdasarkan keadaan klinis, didahului oleh gejala prodromal seperti demam, mual dan muntah, rasa tidak nyaman di daerah perineum, dan kontrol gula darah yang buruk. Penatalaksanaan berfokus pada debridement operatif yang cepat dan agresif serta antibiotik intravena spektrum luas. Terapi lainnya berupa terapi oksigen hiperbarik, perawatan luka yang teliti, dan pembedahan rekonstruksi juga penting dilakukan.
Copyrights © 2025