Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Flavivirus yang ditularkan melalui nyamuk Aedea aegypti dan Aedes albopictus. WHO membagi tingkat keparahannya menjadi empat derajat; derajat 1,2,3, dan 4. Pemeriksaan hematologi bisa menjadi indikator keparahan penyakit, pemeriksaan yang paling sering dilakukan adalah pemeriksaan trombosit dan hematokrit.Trombositopenia paling sering terjadi karena DENV NS1 dan NS2 menginduksi kerusakan sel dan fagositosis oleh magrofag. Perpindahan cairan plasma akan meningkatkan terjadinya hemokonsentrasi dan meningkatkan terjadinya syok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dengan pengumpulan data sekunder dari rekam medis. Sampel penelitian adalah pasien DBD di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan tahun 2019-2021 yang masuk kriteria inklusi dan ekslusi diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel 85 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan batas kemaknaan apabila p0,05. Hasil penelitian ini didapatkan antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan DBD (p=0,001 dan r=-418) dan hasil dari jumlah hematokrit dengan derajat keparahan DBD (p=0,24 dan r=0,129). Terdapat hubungan signifikan antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan DBD.Terdapat hubungan tidak signifikan antara jumlah hematokrit dengan derajat keparahan DBD.
Copyrights © 2023