Jurnal Implementa Husada (JIH)
Vol 4, No 4 (2023)

Hubungan Jumlah Trombosit dan Hematokrit dengan Derajat Keparahan Demam Berdarah Dengue di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2019-2021

Kelly Maulin (Unknown)
Fany Ade Irma (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
26 Nov 2023

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Flavivirus yang ditularkan melalui nyamuk Aedea aegypti dan Aedes albopictus. WHO membagi tingkat keparahannya menjadi empat derajat; derajat 1,2,3, dan 4. Pemeriksaan hematologi bisa menjadi indikator keparahan penyakit, pemeriksaan yang paling sering dilakukan adalah pemeriksaan trombosit dan hematokrit.Trombositopenia paling sering terjadi karena DENV NS1 dan NS2 menginduksi kerusakan sel dan fagositosis oleh magrofag. Perpindahan cairan plasma akan meningkatkan terjadinya hemokonsentrasi dan meningkatkan terjadinya syok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dengan pengumpulan data sekunder dari rekam medis. Sampel penelitian adalah pasien DBD di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan tahun 2019-2021 yang masuk kriteria inklusi dan ekslusi diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel 85 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan batas kemaknaan apabila p0,05. Hasil penelitian ini didapatkan antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan DBD (p=0,001 dan r=-418) dan hasil dari jumlah hematokrit dengan derajat keparahan DBD (p=0,24 dan r=0,129). Terdapat hubungan signifikan antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan DBD.Terdapat hubungan tidak signifikan antara jumlah hematokrit dengan derajat keparahan DBD.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JIH

Publisher

Subject

Description

Jurnal Implementa Husada (JIH) is a peer reviewed open access scientific journal in the fields of medicine, health sciences, and healthcare. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, clinicians, healthcare professionals, and other health related scholars to disseminate ...