Artikel ini membahas tentang Kyai Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampesi, Kediri dan kontribusinya terhadap perkembangan intelektual pesantren serta perannya dalam mengkader para santrinya untuk melaksanakan resolusi jihad. Sebagai orang yang alim alamah ia sangat produktif dalam mengarang dan menulis kitab, salah satu karya monumentalnya adalah sirajut al-thalibin yang sangat masyhur hingga negara tetangga. Tulisan ini berusaha untuk mengungkapkan bagaimana peran Syaikh Ihsan Jampes dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan kontribusinya terhadap resolusi jihad. Objek penelitian ini adalah sejarah, maka peneliti menggunakan metode penelitian sejarah. Metode sejarah dalam penerapannya terdapat emapat tahapan yaitu : heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik), interpreasi (penafsiran) dan yang terakhir adalah historiografi (penulisan sejarah). Kemudian untuk melihat objek penelitan tersebut, maka peneliti menggunakan pendekatan biografi. Hal ini karena objek kajiannya adalah seorang tokoh. Sementara untuk membedah kontribusi Syaikh Ihsan Muhammad Ihsan Jampes, peneliti menggunakan teori peran. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Syaikh Kiai Ihsan sangat produktif dalam mengarangkan kitab. Syaikh Ihsan juga memiliki sikap moderat dalam beragama misalnya dapat dilihat pada ajarannya dalam tradisi tasawuf sunni dengan mengikuti jejak Imam al-Ghazali. Terakhir, Syaikh Ihsan berhasil mengkader para santrinya untuk membela tanah air (hubbul wathan minal iman) yaitu dengan ikut andil dalam resolusi jihad melawan colonial Belanda.
Copyrights © 2023