Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna mitos tanah kuburan serta menganalisis pengaruh kepercayaan masyarakat terhadap mitos tersebut dalam kehidupan sosial masyarakat Desa Terangkeh, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan lima informan yang dipilih secara purposive berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka mengenai mitos tanah kuburan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos tanah kuburan masih bertahan sebagai bagian dari sistem kepercayaan masyarakat meskipun tingkat penerimaannya mengalami perubahan seiring perkembangan zaman. Bentuk mitos yang ditemukan meliputi kepercayaan terhadap kekuatan gaib tanah kuburan, pemaknaan kuburan sebagai ruang sakral, pengalaman subjektif yang dikaitkan dengan area pemakaman, serta keyakinan mengenai penggunaan tanah kuburan untuk tujuan tertentu. Kepercayaan tersebut berpengaruh terhadap perilaku masyarakat, seperti munculnya sikap lebih berhati-hati, rasa sugesti terhadap peristiwa tertentu, penghormatan terhadap tradisi leluhur, serta penyesuaian pemaknaan mitos dengan nilai-nilai agama. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian budaya lokal, khususnya mengenai sistem kepercayaan masyarakat Kalimantan Selatan, sekaligus menjadi upaya dokumentasi dan pelestarian warisan budaya takbenda yang masih hidup dalam kehidupan masyarakat.
Copyrights © 2026