Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan ekspor furniture kayu Indonesia (HS 9403) ke pasar Asia selama periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya peran industri furniture dalam mendukung ekspor non-migas serta tingginya permintaan di kawasan Asia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tren pertumbuhan ekspor serta mengidentifikasi negara tujuan utama yang berkontribusi terhadap kinerja ekspor. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari statistik perdagangan. Teknik analisis data dilakukan melalui perhitungan tingkat pertumbuhan (growth rate) dan analisis tren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor mengalami peningkatan yang konsisten dari 721 juta USD pada tahun 2020 menjadi 1.060 juta USD pada tahun 2024, dengan Jepang, China, dan Korea Selatan sebagai tujuan utama ekspor. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pasar Asia memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, didukung oleh permintaan yang stabil dan keunggulan daya saing produk Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas produk, inovasi, serta diversifikasi pasar untuk mempertahankan pertumbuhan ekspor.
Copyrights © 2026