Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) penyuluhan di posyandu masih menghadapi beberapa kendala, seperti kurangnya variasi menu serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengolah bahan pangan lokal bergizi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan pembuatan rolade ikan lele sebagai inovasi PMT berbasis protein hewani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pembuatan rolade ikan lele sebagai inovasi PMT penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu di Desa Darmasaba. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 kader posyandu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data keterampilan dikumpulkan melalui observasi praktik. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 67,7% menjadi 92,7%, sedangkan rata-rata keterampilan meningkat dari 67,5% menjadi 95,3%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan kader sesudah diberikan pelatihan (p<0,05). Disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan rolade ikan lele efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu sebagai inovasi PMT penyuluhan.
Copyrights © 2026