Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit metabolic kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Selain asupan makronutrien, mikronutrien seperti zink dan vitamin D berperan dalam metabolisme glukosa sehingga dapat memengaruhi pengendalian kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zink, vitamin D, dan kadar glukosa darah puasa pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 33 peserta prolanis di Puskesmas Kedungmundu, Kota Semarang. Data asupan zink dan vitamin D diperoleh melalui metode 24 jam Food Recall dan dianalisis menggunakan NutriSurvey, sedangkan data glukosa darah puasa diperoleh dari rekam medis responden. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki asupan zink dan vitamin D yang kurang serta kadar glukosa darah puasa yang belum terkontrol. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zink dengan kadar glukosa darah puasa (p = 0.035, r = -0.667). Asupan vitamin D juga berhubungan signifikan dengan kadar glukosa darah puasa (p=0.000; r=-0.727). Disimpulkan bahwa asupan zink dan vitamin D berhubungan signifikan dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2. Namun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang terbatas (n = 33) dan penggunaan metode recall satu hari yang belum menggambarkan asupan harian jangka panjang. Edukasi gizi terkait ketercukupan mikronutrien ini relevan dipertimbangkan sebagai salah satu aspek pendukung dalam pengelolaan glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2
Copyrights © 2026