Indonesia sedang mengalami transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kejadian penyakit tidak menular, salah satunya hipertensi. Hipertensi dapat menimbulkan komplikasi serius yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Penerapan konsumsi pangan yang beragam merupakan salah satu upaya penatalaksanaan gizi pada pasien hipertensi guna membantu memenuhi kebutuhan zat gizi secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keragaman jenis konsumsi pangan dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 33 pasien hipertensi di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data keragaman konsumsi pangan diperoleh menggunakan instrumen Dietary Diversity Score melalui metode food recall 24 jam, sedangkan data kualitas hidup diperoleh menggunakan 36-Item Short Form Health Survey (SF-36). Analisis hubungan antara keragaman konsumsi pangan dan kualitas hidup dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki keragaman konsumsi pangan dalam kategori sedang (72,7%) dan kualitas hidup dalam kategori tinggi (75,7%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara skor keragaman konsumsi pangan dengan skor kualitas hidup (r = 0,52; p = 0,003), yang menunjukkan bahwa semakin beragam konsumsi pangan, semakin baik kualitas hidup responden. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keragaman konsumsi pangan dan kualitas hidup pada pasien hipertensi di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang.
Copyrights © 2026