Overweight dan obesitas merupakan masalah gizi yang prevalensinya terus meningkat setiap tahun. Prevalensi overweight dan obesitas pada wanita lebih tinggi dibandingkan pada pria. Gangguan ritme sirkardian akibat ketidaksesuaian jadwal tidur antara hari kerja dan hari libur (social jetlag) diduga turut berkontribusi pada kejadian obesitas. Social jetlag menimbulkan pergeseran waktu makan, seperti keterlambatan sarapan dan makan larut malam yang berdampak pada total asupan energi yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social jetlag dengan asupan energi pada wanita dewasa overweight dan obesitas. Penelitian ini termasuk jenis observasional analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan 85 wanita dewasa overweight dan obesitas usia 20-60 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data social jetlag diperoleh menggunakan kuesioner Chrono Nutrition Behavior Questionnaire (CNQ), sedangkan data asupan energi diperoleh menggunakan metode Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil uji korelasi menunjukkan (r=−0,170; p=0,120). Artinya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara social jetlag dengan asupan energi. Temuan ini menunjukkan bahwa gangguan ritme sirkadian akibat pola tidur tidak selalu berkaitan dengan total asupan kalori pada wanita dewasa overweight dan obesitas.
Copyrights © 2026