Kemampuan dribbling merupakan teknik dasar yang sangat penting dalam permainan futsal dan dipengaruhi oleh kondisi fisik, terutama kelincahan dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh latihan kelincahan dan latihan kecepatan terhadap peningkatan kemampuan dribbling peserta ekstrakurikuler futsal SDN Siem Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan rancangan pretest-posttest two-group design. Sampel penelitian terdiri atas 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan kelincahan dan kelompok latihan kecepatan, masing-masing berjumlah 10 siswa. Perlakuan diberikan selama 16 kali pertemuan, sedangkan kemampuan dribbling diukur melalui tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan Mann–Whitney U Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan dribbling pada kelompok latihan kelincahan sebesar 6,386, sedangkan pada kelompok latihan kecepatan sebesar 0,920. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan bahwa kelompok latihan kelincahan memperoleh mean rank sebesar 14,90, sedangkan kelompok latihan kecepatan sebesar 6,10, dengan nilai U = 6,000, Z = −3,326, dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,001 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara peningkatan kemampuan dribbling kedua kelompok. Dengan demikian, latihan kelincahan lebih efektif dibandingkan latihan kecepatan dalam meningkatkan kemampuan dribbling peserta ekstrakurikuler futsal SDN Siem Aceh Besar.
Copyrights © 2026