Penelitian ini menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui Rumah Batik Cahayo Laut di Desa Segati yang menghadapi kendala keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas produksi, pemasaran, dan inovasi motif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan berjalan cukup baik melalui aspek enabling, empowering, protecting, dan supporting. Namun, diperlukan peningkatan pembinaan, dukungan pemerintah, fasilitas, pemasaran, serta partisipasi masyarakat agar program berkembang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2026