Kajian ini membahas sumbangan pemikiran Ahmad Syurkati dan Ahmad Hasan dalam pengembangan studi hadis di Indonesia. Ahmad Syurkati dikenal melalui pendekatan pembaruan yang menekankan pemurnian ajaran Islam dengan kembali kepada Al-Qur’an dan hadis sahih serta menolak praktik taklid buta, sehingga mendorong lahirnya tradisi kritik hadis yang lebih rasional dan kontekstual. Sementara itu, Ahmad Hasan memberikan kontribusi signifikan melalui karya tulis dan fatwa-fatwanya yang berbasis pada dalil hadis yang kuat, serta memperkenalkan metode istinbath hukum yang ketat dengan penekanan pada validitas sanad dan matan. Kedua tokoh ini berperan penting dalam membangun kesadaran ilmiah umat terhadap pentingnya verifikasi hadis dan menjadikan hadis sebagai sumber hukum yang otoritatif, sehingga memperkuat tradisi kajian hadis yang kritis dan berlandaskan metodologi ilmiah di Indonesia
Copyrights © 2025