Al-Thiqah: Journal of Hadith and Prophetic Tradition
Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Al-Thiqah

MODERASI BERAGAMA DALAM PEMAHAMAN HADIS

Juwi Patika Patika (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2025

Abstract

Dari masyarakat hingga pemuka agama, Moderasi beragama menjadi fenomena yang marak belakangan ini. Ini ada hubungannya dengan iklim keagamaan di Indonesia yang sedikit meresahkan. Ini adalah contoh radikalisme agama, karena polemik agama yang meningkat berdampak signifikan pada unsur kerukunan. Situasi ini mendorong berkembang paham moderasi beragama. Moderasi beragama dapat di definisikan sebagai praktik keagamaan yang seimbang dari pada berlebihan. Namun, sering berjalannya waktu definisi moderasi beragama menjadi lebih kompleks. Dalam penelitiannya ini, peneliti menggunakan metode tematik (Maudhu‟i) yaitu melakukan takhrij Hadis mengenai moderasi bergama, lalu dilakukan kritik sanad dan kritik matan. Kemudian menghubungan dengan konteks-konteks yang terkait dengan masalah yang dikaji. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hadis tidak mengajak umat Islam untuk melakukan kekerasan, ekstrem dan berlebih-lebihan dalam beragama begitu juga dengan Al-Qur‟an. Al-Qur‟an dan Hadis menawarkan bahwa memahami dan mengamalkan agama harus melalu jalur keseimbangan dan berada di jalan tengah sehingga agama terkesan ramah, lemah lembut dan kasih sayang. Bahkan keseimbangan merupakan suatu keniscayaan termasuk pada hukumalam sebagai harmoninya kehidupan. Jika tidak demikian dunia ini akan hancur dan binasa.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

Al-Thiqah

Publisher

Subject

Description

Al-Thiqah: Journal of Hadith and Prophetic Tradition p-ISSN: 2808-3822 diterbitkan oleh Program Magister dan Doktor Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin, UIN Sumatera Utara Medan, bekerja sama dengan ASILHA (Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia). Jurnal ini merupakan jurnal akademik yang terbit dua kali ...