Dalam jurnal ini, dibahas tentang kajian hadis dari perspektif Mu'tazilah, sebuah aliran dalam Islam yang menekankan rasionalitas dan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Mu'tazilah memandang hadis, terutama dalam hal otoritas dan relevansinya terhadap akidah dan hukum Islam. Dengan pendekatan analisis kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur klasik dan modern yang terkait dengan pandangan Mu'tazilah tentang hadis, serta dampaknya terhadap perkembangan pemikiran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mu'tazilah cenderung skeptis terhadap hadis yang tidak sesuai dengan akal atau yang bertentangan dengan prinsip keadilan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam memahami hubungan antara akal dan wahyu dalam tradisi Islam, serta kontribusi Mu'tazilah dalam perkembangan pemikiran hadis.
Copyrights © 2024