Pengelompokan siswa di sekolah berdasarkan kemampuan siswa atau prestasi masa lalu telah dibahas sejak lama tetapi masih relevan dengan konteks pendidikan saat ini. Sistem seperti itu telah dipromosikan oleh beberapa peneliti pendidikan karena manfaatnya bagi siswa dan guru. Di antara manfaatnya adalah efektivitas pengajaran mengingat guru akan memiliki siswa dengan kecepatan belajar yang homogen dan memungkinkan sekolah untuk memberikan dukungan yang lebih baik bagi siswa yang berkemampuan lebih rendah. Di sisi lain, para ahli lain menentang metode tersebut dengan menyarankan bahwa itu akan mempromosikan segregasi sosial dan menurunkan motivasi siswa dengan prestasi masa lalu yang lebih rendah karena mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk melihat ke rekan-rekan mereka yang lebih baik yang duduk di kelas yang sama. Artikel ulasan ini akan merangkum pemahaman terkini tentang masalah ini baik dari sudut pandang, pro dan kontra.
Copyrights © 2021