Dalam menentukan arah penerapannya, kurikulum memerlukan model-model yang nantinya dapat dijadikan acuan, pedoman atau arahan bagi pergerakan kurikulum ke depan. Allan C. Ornstein dan Francis P. Hunkins dalam bukunya “Curriculum: Foundation, Principles, and Issues”, edisi ke-7, memaparkan model-model penerapan kurikulum, yang dibagi menjadi dua kategori model, yaitu model yang beraliran modernis dan model beraliran postmodernis. Dalam artikel ini, peneliti akan melihat sejauh mana perbedaan antara kedua jenis kategori model tersebut, dan apa implikasinya bagi implementasi kurikulum di Indonesia. Penulis menggunakan metode studi literatur pada artikel ini, yakni tentang model-model implementasi kurikulum modernisme dan juga postmodernisme. Temuan dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan di antara model-model implementasi kurikulum tersebut (aliran modernisme dan aliran postmodernisme), dan juga model-model implementasi kurikulum tersebut memberikan pengaruh terhadap perjalanan kurikulum di Indonesia.
Copyrights © 2021