Sekolah Menengah Kejuruan adalah salah satu bentuk pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan. Salah satu poin standar kompetensi lulusan SMK, yaitu karakter pribadi dan sosial. Berdasar hal tersebut, maka pendidikan karakter perlu diterapkan di SMK mengingat SMK menjadi ujung tombak penyiapan tenaga kerja dalam menghadapi persaingan global di era revolusi industri 4.0. SMK Santa Maria sebagai salah satu sekolah menengah kejuruan swasta yang berlokasi di Jakarta Pusat merasa perlu memiliki ciri khas agar dapat bersaing dalam tantangan global dengan menerapkan nilai-nilai sociopreneur pada setiap proses belajar mengajar yang disebut dengan kurikulum sociopreneur, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana implementasi kurikulum sociopreneur berdampak pada karakter peserta didik khususnya pada kompetensi keahlian Tata Busana di SMK Santa Maria. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling dan pengumpulan data dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sociopreneur yang terkandung pada kurikulum sociopreneur turut memberi dampak pada pendidikan karakter peserta didik yang terlihat secara nyata pada relevansi nilai-nilai sociopreneur dalam kehidupan sehari-hari yang dialami dan merasakan peningkatan yang signifikan terhadap kepedulian dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Copyrights © 2022