Petugas kebersihan terkadang mengalami keterlambatan dalam melakukan pembersihan tempat sampah karena pemeriksaan tempat sampah dilakukan secara manual. Hal ini kurang efektif karena dapat mengakibatkan penumpukan sampah yang dapat menimbulkan bau dan penyakit. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efesiensi pada pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini berupa rancang bangun yang melibatkan analisa kebutuhan, desain, perancangan sistem, dan pengujian sistem. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem monitoring tempat sampah dengan menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroller, sensor HC-SR04 untuk mendeteksi kapasitas tempat sampah dan sensor MQ-135 untuk mendeteksi kandungan gas ammonia dalam sampah. Sistem dapat mengetahui kapasitas tempat sampah, waktu terakhir pembersihan, dan bau ammonia pada sampah. Penentuan tindakan pengambilan sampah dilakukan menggunakan metode fuzzy logic dengan ketepatan dalam penentuan tindakan sebesar 100% yang akan dikirimkan melalui notifikasi telegram.
Copyrights © 2024