Banjir adalah salah satu bencana alam yang kerap terjadi karena intensitas hujan yang tinggi serta buruknya sistem drainase. Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah sistem pemantauan tinggi permukaan air berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan ESP32 dan sensor ultrasonik HC-SR04, serta terhubung dengan Telegram dan situs web untuk pemantauan secara waktu nyata.. Metode Fuzzy Sugeno diterapkan untuk mengklasifikasikan status air menjadi Aman, Siaga, dan Bahaya. Data ketinggian air dikirim ke server melalui API dan ditampilkan pada website serta dikirimkan sebagai notifikasi ke Telegram. Pengujian menunjukkan akurasi sensor mencapai 99%, dengan notifikasi yang cepat dan akurat saat kondisi kritis. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem ini efektif untuk peringatan dini banjir. Pengembangan lebih lanjut dapat mencakup prediksi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi deteksi dini.
Copyrights © 2025