Indonesia merupakan negara yang berada di zona rawan gempa. Keadaan geologi dan letak geografis Indonesia membuat negara ini memiliki potensi terjadinya gempa yang cukup besar. Gempa dapat terjadi karena adanya pergerakan tektonik lempeng bumi dan aktivitas vulkanik. Penelitian ini dilakukan karena analisis perbandingan rasio tulangan penting dilakukan untuk memastikan bahwa bangunan gedung di atas tanah lunak memiliki kekuatan lentur dan geser yang cukup untuk menahan beban akibat gempa bumi. Rasio tulangan yang tepat dapat meningkatkan kekuatan lentur dan geser pada bangunan gedung. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder, dimana data primer berupa mutu material dan gambar rencana, data sekunder yaitu peraturan-peraturan yang berlaku dalam perencanaan. Pemodelan dilakukan 3D menggunakan Sap2000 student version. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa beban gampa pada zona 1 Banjarmasin, zona 3 Jakarta, zona 4 Mataram, dan zona 5 Gorontalo nilai Sds dan Sd1 selalu bertambah dan akan mempengaruhi faktor keamanannya. Variasi wilayah gempa dapat mempengaruhi rasio tulangan lentur balok, bisa dilihat pada struktur balok Lt.4 perbandingan rasio tulangan lentur Zona 1 terhadap Zona 3 meningkat sebesar 14,53%, zona 1 terhadap zona 4 meningkat sebesar 29,06%, dan zona 1 terhadap zona 5 meningkat sebesar 42,74%.
Copyrights © 2023