Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian sisa material pada pekerjaan arsitektural dalam proyek konstruksi, terutama pada pekerjaan dinding bata merah, plesteran, dan lantai keramik. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada pelaksana lapangan, logistik, dan staf gudang pada proyek pembangunan rumah dinas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase sisa material berkisar antara 10% hingga 25%. Faktor utama penyebab sisa material adalah ketidakakuratan estimasi kebutuhan material, kualitas material yang rendah, dan kurangnya koordinasi antar tim. Analisis Kendall’s W menunjukkan adanya kesepakatan signifikan di antara responden terhadap penyebab dan tindakan pencegahan sisa material. Disimpulkan bahwa pengendalian yang efektif dapat meminimalkan limbah dan meningkatkan efisiensi proyek.
Copyrights © 2025