Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hasil pengabdian masyarakat dalan konteks pengembnagan alat permaianan edukatif (APE) berbasis kearifan loka bagi guru di Lembaga PAUD Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember untuk mengurangi ketergantungan anak pada gadget. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa lemabaga PAUD setempat belum memiliki APE yang berbasis kearifan lokal, padahal APE tradisional mengandung nilai-nilai budaya penting dalam pembentukan sikap, perilaku dan kreatifitas anak dan juga ditemukan di Lembaga PUAD setempat banyak anak usia dini yang memiliki ketergantungan bermain gadget (smarthphone). Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa service learning (SL) dengan melalui tiga tahapan inti: persiapan, layanan dan refleksi. Hasil penelitian ini mengungkap, pertama, setelah dilakukannya pengembangan alat permainan edukatif berbasis kearifan lokan melalui pelatihan guru, implementasi produk APE di PAUD maka terjadi peningkatan kreatifitas guru dalam mengajar. Kedua, Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa alat permainan edukatif berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan keberhasilan belajar siswa dan mengurangi ketergantungan anak dalam bermain gadget.
Copyrights © 2025