Okra merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang dikonsumsi pada bagian buah atau polong muda serta mempunyai banyak manfaat. Percobaan ini dilaksanakan pada November 2024 hingga Januari 2025, di Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 2 faktor yaitu mulsa plastik hitam perak dan 5 taraf dosis pupuk K2O dengan total 10 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Analisis data menggunakan ANOVA dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mulsa plastik hitam perak berpengaruh nyata terhadap peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, waktu muncul bunga pertama, jumlah bunga dan buah, bobot segar dan bobot kering total tanaman dan serapan hara K dibandingkan tanpa penggunaan mulsa. Pemberian K2O sebesar 300 kg ha-1 mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, waktu muncul bunga pertama, jumlah bunga dan buah, bobot segar dan kering total tanaman, serta bobot buah okra dibandingkan pemberian K2O sebesar 100 kg ha-1. Pemberian K2O sebesar 300 kg ha-1 tidak menunjukkan berbeda nyata dengan dosis 250 kg ha-1.
Copyrights © 2026