ABSTRACK Breast cancer is one of the leading causes of death in women worldwide. Low knowledge of women of childbearing age regarding breast self-examination (BSE) can lead to delays in early detection of breast cancer. Health education is one effort that can be done to increase knowledge about BSE. This study aims to determine the effect of BSE educational interventions on the knowledge of women of childbearing age in early detection of breast cancer at the Ketapang Independent Midwife Practice in Probolinggo City. This study used a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The study sample consisted of 15 women of childbearing age selected using a purposive sampling technique. The intervention was delivered through lectures, BSE demonstrations, and the use of leaflets and PowerPoint media. Knowledge levels were measured using questionnaires before and after the intervention. Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of p<0.05. The results showed an average knowledge score increased from 7.53 in the pre-test to 8.33 in the post-test, with an average increase of 0.8 points. A total of 10 respondents (66.7%) experienced an increase in scores, 3 respondents (20.0%) had a constant score, and 2 respondents (13.3%) experienced a decrease in scores. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test showed a Z value = -2.029 and p = 0.042 (p < 0.05), which indicated a significant difference between knowledge scores before and after the intervention. The effect size value of 0.52 indicated that the intervention had a significant effect on increasing respondents' knowledge. It was concluded that BSE education was effective in increasing the knowledge of women of childbearing age regarding early detection of breast cancer. Continuous health education is needed to increase awareness and practice of early detection of breast cancer in the community. Keywords: health education, breast cancer, knowledge, behavior, BSE, women of childbearing age. ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di dunia. Rendahnya pengetahuan wanita usia subur mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat menyebabkan keterlambatan deteksi dini kanker payudara. Edukasi kesehatan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi edukasi SADARI terhadap pengetahuan wanita usia subur dalam deteksi dini kanker payudara di Praktik Bidan Mandiri Ketapang Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 15 wanita usia subur yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui metode ceramah, demonstrasi SADARI, serta penggunaan media leaflet dan PowerPoint. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7,53 pada pre-test menjadi 8,33 pada post-test dengan peningkatan rata-rata sebesar 0,8 poin. Sebanyak 10 responden (66,7%) mengalami peningkatan skor, 3 responden (20,0%) memiliki skor tetap, dan 2 responden (13,3%) mengalami penurunan skor. Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z = -2,029 dan p = 0,042 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Nilai effect size sebesar 0,52 menunjukkan bahwa intervensi memiliki pengaruh yang besar terhadap peningkatan pengetahuan responden. Disimpulkan bahwa edukasi SADARI efektif dalam meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai deteksi dini kanker payudara. Edukasi kesehatan secara berkelanjutan perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan praktik deteksi dini kanker payudara di masyarakat.Kata kunci: edukasi kesehatan, kanker payudara, pengetahuan, prilaku, SADARI, wanita usia subur.
Copyrights © 2026