Snack bar adalah makanan ringan berbentuk batangan yang umumnya terbuat dari kacang-kacangan dan serelia sebagai sumber protein, lemak, dan karbohidrat, serta dapat ditambahkan buah-buahan sebagai sumber serat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan pasta pandan dan lama pemanggangan terhadap sifat fisikokimia dan sensoris snack bar tepung tempe. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu penambahan pasta pandan (0, 2, 4, dan 6%) dan lama pemanggangan (50, 55, dan 60 menit). Analisis dilakukan terhadap sifat fisik (warna, tekstur), kimia (kadar air, kadar abu, protein, lemak, karbohidrat, fenolik total, dan aktivitas antioksidan) produk snack bar, uji sensoris. Data dianalisis dengan Univariate, dilanjutkan Two-Way ANOVA dan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kedua faktor berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap tekstur dan kadar fenolik. Penambahan pasta pandan semakin besar dan lama pemanggangan berpengaruh terhadap sifat fisik, kimia, dan sensoris produk. Sampel terpilih hasil uji kesukaan yaitu snack bar penambahan pasta pandan 4% dengan waktu pemanggangan 55 menit menghasilkan kadar air 11,69% (bb), abu 1,19% (bb), protein 24,83% (bb), lemak 11,30% (bb), karbohidrat 50,99% (bb), aktivitas antioksidan 16,15% RSA, dan fenol total 10,47 mg EAG/g (bk).
Copyrights © 2026