Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru Sekolah Minggu melalui penerapan Inquiry Based Learning (IBL) dalam penyampaian Firman Tuhan serta implementasinya dalam KKR Anak bertema "Yesus Memanggilku" di Gereja Isa Almasih Belakang Padang. Permasalahan yang ditemukan adalah dominannya metode ceramah satu arah sehingga pembelajaran kurang partisipatif dan belum mendorong refleksi iman anak secara mendalam. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, persiapan sarana, pelatihan guru melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, simulasi mengajar, praktik penggunaan media, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan melibatkan 15 guru Sekolah Minggu dan 30 anak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh guru memberikan skor 4–5 pada skala 1–5 terhadap manfaat pelatihan, yang menunjukkan respons positif terhadap penerapan IBL. Guru menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam merancang pembelajaran berbasis pertanyaan, eksplorasi, dan refleksi. Implementasi IBL dalam KKR mendorong keterlibatan aktif anak, terlihat dari antusiasme, keberanian bertanya, kemampuan menjawab pertanyaan, serta mengaitkan pesan Firman Tuhan dengan kehidupan sehari-hari. Terjadi pergeseran paradigma dari pembelajaran berpusat pada guru menuju pembelajaran dialogis dan berpusat pada anak. Dengan demikian, penerapan IBL efektif mendukung pertumbuhan iman dan pembentukan karakter Kristiani anak secara kontekstual dan berkelanjutan dalam pelayanan Sekolah Minggu.
Copyrights © 2026