Permasalahan pada Sungai Mamuju, yaitu meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas pembangunan di sekitar sungai, tekanan terhadap ketersediaan sumber daya air semakin tinggi. Penggunaan air oleh berbagai pihak yang ada di suatu daerah berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air. Karena itu, diperlukan neraca keseimbangan antara pasokan air dan kebutuhan air diharapkan bisa digunakan untuk menganalisis serta merencanakan pemenuhan kebutuhan air di suatu daerah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis neraca air sungai berdasarkan perbandingan antara ketersediaan berdasarkan kondisi hidrologi aktual dengan kebutuhan air berdasarkan penggunaan air aktual di sekitar sungai dan kondisi surplus atau defisit yang terjadi. Penelitian ini dilakukan Sungai Mamuju. Sumber data primer berupa ketersediaan air Sungai Mamuju dan kebutuhan air penggunaan air aktual dan sumber data skunder berupa data curah hujan dan data klimatologi Tahun 2019 – 2025. Adapun kesimpulan yang diperoleh, antara lain: ketersediaan air di Sungai Mamuju tergolong cukup besar untuk memenuhi kebutuhan air aktual dan kebutuhan air aktual masih relatif kecil dibandingkan dengan ketersediaan air sungai. Hasil analisis neraca air menunjukkan bahwa kondisi sungai berada dalam keadaan surplus sepanjang tahun. Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan air masih mampu memenuhi seluruh kebutuhan air, termasuk kebutuhan domestik, non domestik, debit pemeliharaan, dan penggunaan air aktual.
Copyrights © 2026