Jurnal Teknik Hidro
Vol. 19 No. 2 (2026): Teknik Hidro Agustus 2026

ANALISIS MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR RUAS JALAN NASIONAL SULAWESI SELATAN KM 242

Doni Reza Safutra (Muhammadiyah University of Makassar)
Ahmad Irghie Alfarizy M (Muhammadiyah University of Makassar)
Hamzah Al Imran (Muhammadiyah University of Makassar)
Fatriady MR (Muhammadiyah University of Makassar)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

  Abstrak Tanah longsor sering terjadi di wilayah pegunungan dengan curah hujan  tinggi, termasuk pada ruas Jalan Nasional Km 242 di Kabupaten Enrekang, Sulawesi  Selatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab longsor serta  merumuskan strategi mitigasi yang tepat. Data diperoleh melalui boring test, SPT, sondir,  analisis curah hujan, dan pemodelan lereng dengan PLAXIS (Finite Element Method).  Hasil analisis menunjukkan longsor dipicu oleh hujan intensitas tinggi, kondisi tanah  lempung jenuh air, geometri lereng curam, dan drainase yang tidak memadai, dengan  nilai faktor keamanan (SF) 0,99. Mitigasi dilakukan menggunakan geotekstil non woven, sistem subdrain, dan perkuatan perkerasan jalan, yang meningkatkan SF menjadi  1,57. Kesimpulannya, kombinasi rekayasa geotekstil dan drainase efektif meningkatkan  stabilitas lereng dan dapat dijadikan acuan mitigasi pada lokasi rawan longsor. Kata kunci: tanah longsor, stabilitas lereng, geotekstil non woven, subdrain, faktor keamanan (SF), PLAXIS.   Abstract  Landslides often occur in mountainous areas with high rainfall, including on the Km 242 National Road in Enrekang Regency, South Sulawesi. This study aims to identify the factors that cause landslides and formulate appropriate mitigation strategies. Data was obtained through boring tests, tax returns, sondirs, rainfall analysis, and slope modeling with PLAXIS (Finite Element Method).  The results of the analysis showed that landslides were triggered by high-intensity rain, water-saturated clay soil conditions, steep slope geometry, and inadequate drainage, with a safety factor (SF) value of 0.99. Mitigation was carried out using non-woven geotextiles, subdrain systems, and road pavement reinforcement, which increased the SF to 1.57. In conclusion, the combination of geotextile engineering and drainage is effective in increasing slope stability and can be used as a reference for mitigation in landslide-prone locations. Keywords: landslide, slope stability, non woven geotextiles, subdrain, safety factor (SF), PLAXIS

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

hidro

Publisher

Subject

Description

Jurnal Teknik Hidro (p-ISSN : 1979 9764) adalah media publikasi ilmiah peer-reviewed yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Teknik Pengairan, diantaranya : Sungai, Irigasi, Pantai, Bendungan, Kualitas air. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Teknik Pengairan Fakultas Teknik ...