Penelitian ini mengkaji penerapan prosedur audit atas akun pendapatan pada berbagai entitas mengingat pentingnya akun pendapatan dalam mencerminkan kinerja keuangan serta tingginya risiko terjadinya salah saji material. Berbagai penelitian terdahulu telah membahas audit pendapatan dalam beragam konteks, namun sebagian besar masih berfokus pada satu entitas tertentu sehingga belum memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai praktik audit pendapatan pada berbagai jenis organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah 16 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2022–2026 dan dipilih berdasarkan persyaratan seleksi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa audit pendapatan umumnya dilaksanakan melalui kombinasi pengujian substantif dan evaluasi pengendalian, seperti pengujian transaksi secara rinci, pengujian ketepatan periode pencatatan, walkthrough, vouching, audit sampling, rekonsiliasi, serta penilaian terhadap efektivitas pengendalian internal. Persamaan penerapannya terletak pada upaya memperoleh bukti yang memadai untuk menilai kewajaran akun pendapatan, sedangkan perbedaannya dipengaruhi oleh karakteristik entitas, jenis transaksi, tingkat kompleksitas operasional, dan lingkungan regulasi yang berlaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik audit pendapatan semakin mengarah pada pendekatan berbasis risiko yang didukung oleh pengendalian internal yang efektif serta memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur audit dan pemahaman praktis mengenai audit pendapatan.
Copyrights © 2026