Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik akuntansi budaya dalam pelaksanaan Adat Lodo Hu’er di Desa Heopuat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk mengkaji praktik pengidentifikasian, pengukuran, dan pencatatan dalam ritual adat kematian tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari tetua adat, keluarga pelaksana adat, dan masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengidentifikasian dilakukan terhadap seluruh kebutuhan ritual, kontribusi keluarga, bantuan masyarakat, tenaga, dan waktu yang digunakan selama pelaksanaan adat. Pengukuran kontribusi didasarkan pada hubungan kekerabatan, kemampuan ekonomi, serta nilai sosial dan budaya. Pencatatan dilakukan secara sederhana melalui catatan tertulis dan ingatan kolektif masyarakat. Praktik akuntansi dalam Adat Lodo Hu’er tidak menggunakan sistem debit dan kredit, melainkan mencerminkan nilai solidaritas, gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur.
Copyrights © 2026