Metode WebQual 4.0 adalah salah satu instrumen atau teknik pengukuran kualitas situs berdasarkan dengan persepsi pengguna akhir sedangkan metode Importance Performance Analysis (IPA) adalah model multiatribut yang dapat digunakan untuk mempelajari kinerja organisasi. Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk melihat indikator kualitas apa saja yang telah sesuai keinginan pengguna dan atribut apa saja yang perlu diperbaiki. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 350 sampel yaitu mahasiswa, tenaga pengajar dan masyarakat umum melalui google formulir. Model pengujian yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reabilitas dan Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil uji validitas terhadap 20 butir pernyataan, seluruh butir dinyatakan valid karena nilai r-hitung lebih besar daripada r-tabel sebesar 0,105. Nilai r-hitung berada pada rentang 0,196–0,523. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,624 sehingga instrumen dinyatakan reliabel berdasarkan batas minimum 0,60 yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis Importance–Performance Analysis (IPA) menunjukkan terdapat 4 atribut pada Kuadran I (prioritas utama), 7 atribut pada Kuadran II (pertahankan kinerja), 4 atribut pada Kuadran III (prioritas rendah), dan 5 atribut pada Kuadran IV (berlebihan).
Copyrights © 2026