Penelitian ini disusun guna mengkaji sejauh mana likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan memengaruhi nilai perusahaan pada emiten-emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 2022 hingga 2025. Metode kuantitatif menjadi landasan riset ini, melalui teknik purposive sampling hingga terkumpul 39 perusahaan menghasilkan 141 data pengamatan, setelah sebelumnya data ditransformasi dan diuji dari kemungkinan outlier. Proses pengolahan datanya mengandalkan metode regresi data panel yang dilakukan dengan EViews 13. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, diketahui bahwa Current Ratio (CR) sebagai proksi likuiditas berhubungan negatif dengan nilai perusahaan, namun pengaruh tersebut tidak cukup kuat secara statistik untuk dikatakan signifikan. Kondisi berbeda ditunjukkan oleh Debt to Equity Ratio (DER) sebagai proksi leverage, terbukti memberi dampak positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Variabel ukuran perusahaan, yang diukur oleh logaritma natural dari total aset, memberi pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Rangkaian temuan tersebut memperlihatkan bahwa ketiga aspek, kondisi likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan memiliki pola keterkaitan tidak seragam terhadap pembentukan nilai perusahaan di industri infrastruktur. Temuan ini diharapkan bisa menjadi salah satu rujukan bagi pelaku usaha dalam mengoptimalkan tata kelola pendanaan dan pemanfaatan sumber daya, sebagai upaya mendukung nilai perusahaan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026