Latar Belakang: Prevalensi persalinan melalui operasi sectio caesarea terus meningkat rata-rata sectio caesarea disebuah negara sekitar 5-15%, termasuk di Indonesia. Manajemen nyeri yang efektif diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan ibu dan memastikan kelancaran pemberian ASI. Terapi farmakologi masih menjadi pilihan utama, tetapi berisiko menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, terapi nonfarmakologi, seperti foot massage therapy, mulai dikembangkan sebagai alternatif yang aman dan efektif untuk mengurangi nyeri. Tujuan penelitian: untuk mengetahui foot massage therapy efektif dalam menurunkan intensitas nyeri post sectio caesarea. Metode penelitian: melalui metode literature review dengan strategi pencarian artikel melalui database seperti: Google scholar, Pubmed dan Science Direct terbitan tahun 2016 – 2025. Dari total 632 jurnal artikel yang disaring menggunakan kriteria inklusi, terpilih 16 jurnal artikel utama yang selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian: Berdasarkan 16 jurnal artikel yang di review, secara umum menyatakan hasil yang selaras bahwa foot massage therapy efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea. Penurunan skala nyeri menunjukkan bahwa terapi ini dapat menjadi alternatif nonfarmakologi yang aman dan efektif dalam manajemen nyeri post sectio caesarea. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tinjauan literature, foot massage therapy terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea.
Copyrights © 2026