Kinerja tenaga kesehatan di ruang operasi merupakan elemen penting dalam menjaga efektivitas dan kesinambungan pelayanan rumah sakit. Kompleksitas lingkungan kerja menempatkan tenaga kesehatan pada tuntutan terkait pengaturan waktu kerja, kelelahan, dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran shift kerja, kelelahan kerja, dan motivasi kerja sebagai prediktor kinerja tenaga kesehatan di ruang operasi Rumah Sakit Graha Husada Jepara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri atas 32 dokter dan perawat yang diperoleh melalui non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil menunjukkan bahwa shift kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan kelelahan kerja tidak berpengaruh signifikan. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Temuan menegaskan pentingnya pengelolaan sistem shift dan penguatan motivasi kerja untuk meningkatkan kinerja tenaga kesehatan di ruang operasi.
Copyrights © 2026