Pertumbuhan tubuh manusia diawali sejak usia dini, salah satunya pada usia Balita. Kegagalan pertumbuhan ekstrim pada usia ini terdeteksi sebagai kejadian stunting, yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Desa Senoni, Kutai Kartanegara. Dalam upaya mengurangi angka kejadian stunting ini, tim KKN FK UNMUL mencoba melakukan intervensi berupa: Penilaian dan Edukasi Tumbuh Kembang Anak; Edukasi Buku KIA (Kartu Ibu dan Anak) dan Workshop Pengukuran Pertumbuhan Anak; Edukasi Perkembangan Anak; dan Edukasi Perkembangan Anak; yang diakhiri dengan Health Festival. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: semua kegiatan yang direnacakan telak terlaksana, ditambah ada peningkatan peningkatan 20% wawasan ibu tentang pemantauan tumbuh kembang balita dan pentingnya deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan sebesar 20% yang ditunjukkan oleh hasil pre-test dan post-test, lalu seluruh peserta mampu mengisi Buku KIA (Kartu Ibu dan Anak) dengan benar, memahami cara stimulasi anak sesuai usia, dan menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Senoni pada Juli 2025 telah terlaksana dengan baik, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup sehat dan deteksi dini penyakit tidak menular, sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor antara masyarakat, kader, dan tenaga kesehatan.
Copyrights © 2026