ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat, terutama lansia, dan berisiko menyebabkan penyakit jantung, stroke, serta gangguan pembuluh darah lainnya; pencegahannya dapat dilakukan melalui pola makan sehat dengan memanfaatkan pangan lokal bergizi seperti daun kelor dan susu kedelai yang kaya antioksidan, vitamin, mineral, flavonoid, dan protein nabati. kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mencegah hipertensi melalui pembuatan puding SUKELOR (susu kedelai daun kelor).kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan pembuatan produk, serta pengukuran pre-test dan post-test terhadap 43 peserta di Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran. Pengetahuan peserta meningkat dari 58% kategori baik pada pre-test menjadi 98% kategori sangat baik pada post-test, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -5,795; p = 0,000), disertai peningkatan keterampilan masyarakat mengolah daun kelor menjadi pangan sehat bernilai ekonomi. Edukasi dan pelatihan pembuatan puding SUKELOR efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan hipertensi. Kegiatan edukasi serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan tenaga kesehatan dan pemerintah setempat. Kata Kunci: Hipertensi, Daun Kelor, Susu Kedelai, Puding SUKELOR, Pangan Fungsional. ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease widely experienced by the community, particularly the elderly, and increases the risk of complications such as heart disease, stroke, and other vascular disorders; prevention can be pursued through healthy dietary patterns using nutritious local foods such as moringa leaves and soybean milk, which are rich in antioxidants, vitamins, minerals, flavonoids, and plant-based protein. this activity aimed to improve community knowledge and skills in preventing hypertension through the preparation of SUKELOR pudding (soybean milk and moringa leaf pudding). the activity was carried out through counseling, hands-on training, and pre-test and post-test measurements involving 43 participants in Rawa Makmur Village, Palaran District. Participants' knowledge increased from 58% in the good category at pre-test to 98% in the very good category at post-test, with the Wilcoxon test showing a significant difference (Z = -5.795; p = 0.000), along with improved skills in processing moringa leaves into healthy, economically valuable food. Education and training in making SUKELOR pudding effectively improved community knowledge and skills in hypertension prevention. Keywords: Hypertension, Moringa Oleifera, Soybean Milk, SUKELOR Pudding, Functional Food.
Copyrights © 2026