Filter unit merupakan fast moving spare parts pada excavator ZX870H-5G yang berperan penting dalam menjaga kinerja mesin dan mencegah terjadinya downtime. Berdasarkan hasil observasi di PT Hexindo Adiperkasa Tbk Cabang Melak Project, sistem pengendalian persediaan filter oil, filter fuel, element filter, dan cartridge masih menggunakan kebijakan konvensional sehingga menyebabkan frekuensi pemesanan tinggi, biaya persediaan besar, serta berpotensi menimbulkan kondisi overstock maupun stockout. Penelitian ini bertujuan menentukan jumlah pemesanan yang ekonomis menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) serta membandingkan total biaya persediaan dengan kebijakan perusahaan. Data penelitian berupa penggunaan, harga, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan selama tahun 2024 dianalisis menggunakan metode EOQ, safety stock, dan reorder point. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pemesanan optimal sebesar 480 unit untuk filter oil, 358 unit untuk filter fuel, 265 unit untuk element filter, dan 204 unit untuk cartridge. Penerapan metode EOQ mampu menurunkan frekuensi pemesanan serta menghemat total biaya persediaan sebesar Rp31.447.173,44 atau sekitar 74,7% dibandingkan sistem yang diterapkan perusahaan. Oleh karena itu, metode EOQ layak direkomendasikan sebagai kebijakan pengendalian persediaan karena terbukti meningkatkan efisiensi biaya tanpa mengurangi ketersediaan stok.
Copyrights © 2026