Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan prioritas permasalahan dalam pengembangan wakaf uang di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui focused interviews dengan regulator, akademisi, dan praktisi, kemudian dianalisis menggunakan Analytical Network Process (ANP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi wakaf uang menjadi permasalahan utama dengan bobot (0,313) diikuti minimnya instrumen investasi (0,260), ketiadaan sistem monitoring (0,213), dan pasifnya peran lembaga keuangan (0,211). Ketiga kelompok responden memiliki kesamaan pandangan bahwa rendahnya literasi merupakan prioritas utama, meskipun terdapat perbedaan dalam menilai permasalahan lainnya. Nilai inconsistency yang sangat rendah menunjukkan konsistensi penilaian responden. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan wakaf uang di Kota Makassar perlu difokuskan pada peningkatan literasi masyarakat, diversifikasi instrumen investasi syariah, penguatan sistem monitoring, serta optimalisasi peran lembaga keuangan dan pemangku kepentingan.
Copyrights © 2026